Friday, February 6, 2015

“Liriklah Mereka Walau Sejenak!”


Sang Pena Sakti berkomentar. Jangan jadi pelaku, jangan jadi korban dan di atas segalanya jangan jadi penonton. Sebaiknya jangan baca buku ini. Berbahaya. Buku ini akan meracuni pikiran anda hingga menjadikan anda mengalami gejala insomnia. Hati kecil anda akan mengatakan “Liriklah mereka walau sejenak!” Kisah-kisah tokoh dalam buku ini akan membuat anda ingin melirik, bahkan ketagihan melirik, kemudian ketagihan membaca, ketagihan bercerita dan ketagihan menulis. Buku ini diracik dengan bumbu dramatis, romantis, dengan sentuhan problema simulasi cinta.  Buku ini juga menyajikan dunia mistis, sains, nilai religus, idiologi, petualangan menegangkan yang diolah dengan dunia kepolosan anak-anak dan teka-teki jihad. Tapi, jika anda bersikeras membacanya, disarankan jangan membaca sendirian karena anda tiba-tiba akan menangis, tersenyum, bahagia, bertepuk tangan, tersipu-sipu, ketakutan atau bahkan kecewa dan mengumpat “pembohong”.  

No comments:

Post a Comment